welcome to my blog
kalender mei 2018
!-end>!-my>
Selasa, 08 Mei 2018
Tugas VI
1. Apa motivasi anda kursus di widya informatika?
2. Tulisan kesan dan kesan selama anda belajr di Widya informatika
3. Berapa persen ilmu yang anda serap selama prose belajar?
Jawab
1.Motivasi saya kursus di widya informatika adalah saya ingin lebih tau lagi apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana, cara menjalankan komputer dengan baik dan benar.
2.Kesan saya selama belajar disini adalah nyaman. kenapa? Karena di sini mempunyai fasilitas yang memadai, lengkap, tenaga pengajarnya sangat terdidik dan apa yang diajarkan saya dan teman teman sebagai murid di sini merasa paham dan nyaman. Pesan saya adalah kedepan saya harap widya informatika menjadi tempat les komputer yang lebih maju.
3.Insyaallah 99,9% Berkat Pelajaran yang di ajarkan ms.wati.
Jumat, 04 Mei 2018
Penawar Ketika Terkena Racun Hewan Berikut
1.Lipan/Kelabang:

Kelabang atau Lipan (bahasa Inggris: centipede) merupakan hewan arthropoda yang tergolong dari kelas Chilopoda dan upafilum Myriapoda. Kelabang adalah hewan metameric yang memiliki sepasang kaki di setiap ruas tubuhnya. Hewan ini termasuk hewan yang berbisa, dan termasuk hewan nokturnal.
Efek Gigitan:
Gigitan kelabang meninggalkan bekas berupa sepasang luka, dan menyebabkan pembengkakan, rasa sakit dan kemerahan di sekitar tempat luka. Rasa terbakar, pegal dan sakit biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah 4-5 jam kemudian.
Pertolongan Pertama:
1. Kompres dingin dan dicuci dengan obat antiseptik
2. Kalau ada, cuci bekas gigitan dengan larutan pekat garam inggris
3. Berikan obat pelawan rasa sakit
4. Apabila penderita gelisah segera bawa ke dokter.

Kelabang atau Lipan (bahasa Inggris: centipede) merupakan hewan arthropoda yang tergolong dari kelas Chilopoda dan upafilum Myriapoda. Kelabang adalah hewan metameric yang memiliki sepasang kaki di setiap ruas tubuhnya. Hewan ini termasuk hewan yang berbisa, dan termasuk hewan nokturnal.
Efek Gigitan:
Gigitan kelabang meninggalkan bekas berupa sepasang luka, dan menyebabkan pembengkakan, rasa sakit dan kemerahan di sekitar tempat luka. Rasa terbakar, pegal dan sakit biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah 4-5 jam kemudian.
Pertolongan Pertama:
1. Kompres dingin dan dicuci dengan obat antiseptik
2. Kalau ada, cuci bekas gigitan dengan larutan pekat garam inggris
3. Berikan obat pelawan rasa sakit
4. Apabila penderita gelisah segera bawa ke dokter.
2.Kalajengking/Scorpio:

Semua spesies kalajengking memiliki bisa. Pada umumnya, bisa kalajengking termasuk sebagai neurotoksin (racun saraf). Suatu pengecualian adalah Hemiscorpius lepturus yang memiliki bisa sitotoksik (racun sel). Neurotoksin terdiri dari protein kecil dan juga natrium dan kalium, yang berguna untuk mengganggu transmisi saraf sang korban. Kalajengking menggunakan bisanya untuk membunuh atau melumpuhkan mangsa mereka agar mudah dimakan.
Bisa kalajengking lebih berfungsi terhadap artropoda lainnya dan kebanyakan kalajengking tidak berbahaya bagi manusia; sengatan menghasilkan efek lokal (seperti rasa sakit, pembengkakan). Namun beberapa spesies kalajengking, terutama dalam keluarga Buthidae dapat berbahaya bagi manusia. Salah satu yang paling berbahaya adalah Leiurus quinquestriatus, dan anggota dari genera Parabuthus, Tityus, Centruroides, dan terutama Androctonus. Kalajengking yang paling banyak menyebabkan kematian manusia adalah Androctonus australis.
Hampir Semua Serangga, mempunyai efek Racun neurotoksin Gan, Terutama Kalajengking dan Kelabang, Penangananya jg Sama dg Racun Kelabang Gan

3.Lintah:

Lintah adalah hewan yang tergabung dalam filum Annelida subkelas Hirudinea. Terdapat jenis lintah yang dapat hidup di daratan, air tawar, dan laut. Seperti halnya kerabatnya, Oligochaeta, mereka memiliki klitelum. Seperti cacing tanah, lintah juga hermaprodit (berkelamin ganda). Lintah obat Eropa, Hirudo medicinalis, telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengeluaran darah (plebotomi) secara medis.
Spoiler for Efek Gigitan:
Ludah lintah mengandung zat antipembekuan darah. darah akan terus mengalis ke luar dan masuk ke perut lintah. Pada orang yang peka terhadap zat tersebut, gigitan lintah akan mengakibatkan reaski yang berupa pembengkakan, gatal, dan kemerahan.
Pertolongan Pertama:
1. Dengan hati-hati lepaskanlah lintah dari tempat ia mengigit.
2. Siram minyak atau air tembakau ke tubuh lintah supaya mempercepat melepaskan gigitan lintah.
3. Apabila ada tanda-tanda reaksi kepekaan seperti di atas, cukup digosok dengan obat atau salep antigatal biasa.

Lintah adalah hewan yang tergabung dalam filum Annelida subkelas Hirudinea. Terdapat jenis lintah yang dapat hidup di daratan, air tawar, dan laut. Seperti halnya kerabatnya, Oligochaeta, mereka memiliki klitelum. Seperti cacing tanah, lintah juga hermaprodit (berkelamin ganda). Lintah obat Eropa, Hirudo medicinalis, telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengeluaran darah (plebotomi) secara medis.
Spoiler for Efek Gigitan:
Ludah lintah mengandung zat antipembekuan darah. darah akan terus mengalis ke luar dan masuk ke perut lintah. Pada orang yang peka terhadap zat tersebut, gigitan lintah akan mengakibatkan reaski yang berupa pembengkakan, gatal, dan kemerahan.
Pertolongan Pertama:
1. Dengan hati-hati lepaskanlah lintah dari tempat ia mengigit.
2. Siram minyak atau air tembakau ke tubuh lintah supaya mempercepat melepaskan gigitan lintah.
3. Apabila ada tanda-tanda reaksi kepekaan seperti di atas, cukup digosok dengan obat atau salep antigatal biasa.
4.Tomcat:

Tomcat disinyalir memiliki racun yang dikenali dengan nama “Aederin”: (C24 H43 09). Cairan ini dikatakan 12 kali lebih mematikan dari bisa ular kobra.
Racun tomcat bisa mencemar secara tidak langsung bila manusia bersentuhan dengan benda lain yang tercemar racun tomcat. Itu sebabnya serangga kecil ini harus diwaspadai.
Berikut cara pencegahan dan pengobatan racun tomcat:
1. Tomcat sangat senang dengan terang cahaya lampu, sebaiknya bila malam hari minimalkan penggunaan lampu agar tidak mengundang tomcat.
2. Untuk membasmi tomcat dapat dengan cara semprotkan aerosol atau pestisida organik dari campuran laos, sereh dan daun mamba.
3. Bila ada binatang apapun yang hinggap di kulit, usahakan jangan mematikannya di tubuh.
4. Jika kulit mengalami kontak langsung dengan tomcat, kulit akan merasa terbakar yang kemudian timbul kemerahan pada kulit, bila dibiarkan, dalam beberapa hari di bagian tengah akan muncul nanah.
5. Jangan menggaruk luka, karena racunnya dapat berpindah ke bagian lain kulit lewat cairan di luka.
6. Segera cuci dengan air sabun bagian kulit yang mengalami kontak dengan tomcat.
7. Apabila terjadi reaksi pada kulit, cuci dengan antiseptik ringan atau antibiotic neomycin sulfat 5%.
8. Apabila infeksi berlanjut segera pergi kedokter.

Tomcat disinyalir memiliki racun yang dikenali dengan nama “Aederin”: (C24 H43 09). Cairan ini dikatakan 12 kali lebih mematikan dari bisa ular kobra.
Racun tomcat bisa mencemar secara tidak langsung bila manusia bersentuhan dengan benda lain yang tercemar racun tomcat. Itu sebabnya serangga kecil ini harus diwaspadai.
Berikut cara pencegahan dan pengobatan racun tomcat:
1. Tomcat sangat senang dengan terang cahaya lampu, sebaiknya bila malam hari minimalkan penggunaan lampu agar tidak mengundang tomcat.
2. Untuk membasmi tomcat dapat dengan cara semprotkan aerosol atau pestisida organik dari campuran laos, sereh dan daun mamba.
3. Bila ada binatang apapun yang hinggap di kulit, usahakan jangan mematikannya di tubuh.
4. Jika kulit mengalami kontak langsung dengan tomcat, kulit akan merasa terbakar yang kemudian timbul kemerahan pada kulit, bila dibiarkan, dalam beberapa hari di bagian tengah akan muncul nanah.
5. Jangan menggaruk luka, karena racunnya dapat berpindah ke bagian lain kulit lewat cairan di luka.
6. Segera cuci dengan air sabun bagian kulit yang mengalami kontak dengan tomcat.
7. Apabila terjadi reaksi pada kulit, cuci dengan antiseptik ringan atau antibiotic neomycin sulfat 5%.
8. Apabila infeksi berlanjut segera pergi kedokter.
5.Ular:

Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (Squamata).
Efek Gigitan:
Gigitan ular akan meninggalkan bekas yang dapat memberi petunjuk tentang jenis ularnya. Gigitan ular berbisa meninggalkan bekas taring yang nyata. Tetapi untuk identifikasi yang lebih pasti, lebih baik apabila ularnya dapat dibunuh. Identifikasi ini penting untuk mengenali jenis bisa yang telah dimasukkannya bersama gigitan. Bisa ular ada yang bersifat merusak dinding pembuluh darah (ular pohon), dan ada yang bersifat merusak jaringan saraf (ular kobra, ular laut)
contoh gigitan

Bekas gigitan ular;
A: Tidak berbisa (tanpa bekas taring).
B: Ular berbisa dengan taring di belakang.
C: Ular berbisa dengan taring di depan (ular sendok-Kobra; ular laut).
D: Ular berbisa dengan taring di depan agak ke samping (ular pohon).
Pertolongan pertama:
1. Segera baringkan penderita, dan letakkan bagian yang tergigit lebih rendah dari letak jantung.
2. Penderita disuruh agar tetap tenang, karena kegelisahan akan mempercepat penjalaran bisa.
3. Kenakan torniket (torniquet) di daerah di atas tempat luka yang digigit.(Torniket ini dimaksudkan untuk mencegah aliran darah yang sudah tercemar bisa ke arah jantung)

4. Denyut nadi di bagian yang terletak lebih rendah dari torniket harus merasa tetap teraba. khusus untuk gigitan ular sendok (kobra), torniket dikencangkan seperti para perdarahan nadi.
Menyayat dan mengisap bisa pada bekas gigitan ular
Dengan sebilah Pisau yang sudah disterilkan (misalnya dengan membakarnya), buat irisan di kulit tepat di bekas taring ular. Irisan itu memanjang, sedalam 0,5 cm dan sepanjang 1,5 cm. Kemudian melalui irisan itu, bisa diisap dengan mempergunakan mulut. Bisa ular tidak berbahaya bagi mulut yang sehat (tidak ada luka).
Catatan:
Jika gigitan sudah berlangsung lebih dari setengah jam yang lalu. JANGAN dilakukan usaha menghisap bisa ini. Penderita tidak boleh diberi minuman keras. Selanjutnya kirimlah ke rumah sakit untuk mendapat suntikan antibisa ular. Sedapat mungkin usunglah penderita dalam keadaan terbaring. bisa ular jarang mengakibatkan kematian, dan menjalar melalui pembuluh darah dan cepat mematikan. Selama dalam perjalanan, torniket dikendorkan setiap 15 menit selama 30 detik.

Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (Squamata).
Efek Gigitan:
Gigitan ular akan meninggalkan bekas yang dapat memberi petunjuk tentang jenis ularnya. Gigitan ular berbisa meninggalkan bekas taring yang nyata. Tetapi untuk identifikasi yang lebih pasti, lebih baik apabila ularnya dapat dibunuh. Identifikasi ini penting untuk mengenali jenis bisa yang telah dimasukkannya bersama gigitan. Bisa ular ada yang bersifat merusak dinding pembuluh darah (ular pohon), dan ada yang bersifat merusak jaringan saraf (ular kobra, ular laut)
contoh gigitan

Bekas gigitan ular;
A: Tidak berbisa (tanpa bekas taring).
B: Ular berbisa dengan taring di belakang.
C: Ular berbisa dengan taring di depan (ular sendok-Kobra; ular laut).
D: Ular berbisa dengan taring di depan agak ke samping (ular pohon).
Pertolongan pertama:
1. Segera baringkan penderita, dan letakkan bagian yang tergigit lebih rendah dari letak jantung.
2. Penderita disuruh agar tetap tenang, karena kegelisahan akan mempercepat penjalaran bisa.
3. Kenakan torniket (torniquet) di daerah di atas tempat luka yang digigit.(Torniket ini dimaksudkan untuk mencegah aliran darah yang sudah tercemar bisa ke arah jantung)

4. Denyut nadi di bagian yang terletak lebih rendah dari torniket harus merasa tetap teraba. khusus untuk gigitan ular sendok (kobra), torniket dikencangkan seperti para perdarahan nadi.
Menyayat dan mengisap bisa pada bekas gigitan ular
Dengan sebilah Pisau yang sudah disterilkan (misalnya dengan membakarnya), buat irisan di kulit tepat di bekas taring ular. Irisan itu memanjang, sedalam 0,5 cm dan sepanjang 1,5 cm. Kemudian melalui irisan itu, bisa diisap dengan mempergunakan mulut. Bisa ular tidak berbahaya bagi mulut yang sehat (tidak ada luka).
Catatan:
Jika gigitan sudah berlangsung lebih dari setengah jam yang lalu. JANGAN dilakukan usaha menghisap bisa ini. Penderita tidak boleh diberi minuman keras. Selanjutnya kirimlah ke rumah sakit untuk mendapat suntikan antibisa ular. Sedapat mungkin usunglah penderita dalam keadaan terbaring. bisa ular jarang mengakibatkan kematian, dan menjalar melalui pembuluh darah dan cepat mematikan. Selama dalam perjalanan, torniket dikendorkan setiap 15 menit selama 30 detik.
Langganan:
Postingan (Atom)



